Saat Gubernur Frans jual Arus Listrik Selat Gonzalu kepada Menteri Jonan


Menteri Jonan bersua Gubernur NTT Frans Lebu Raya bersama Goris Mere, Latif CEO Tidal bv Indo. (foto: dok. dinas pu-pr ntt)

KOMODONEWS : Potensi sumber energi baru terbarukan di Indonesia cukup besar.

Salah satunya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dinilai memiliki sumber energi terbarukan cukup banyak untuk pembangkit listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menceritakan pengalamannya saat ditawari Gubernur NTT Frans Lebu Raya terkait pembangkit listrik dengan menggunakan arus laut pada bulan lalu.

Wanita Australia Ini Berhasil Singkirkan Jerawat, Begini Caranya !

“Gubernur NTT mengusulkan ke saya pembangkit listrik dengan arus laut. Saya tanya tarifnya berapa? ‘Minimal 16 sen (dolar AS) per kwh. Saya bilang, kalau 16 sen silakan minum dan silakan pulang. Kalau bisa di bawah 10 sen kita diskusi,” kata Jonan saat membuka Seminar Internasional mengenai Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9).

Jokowi Dapat Kartu Kuning, Ketua BEM UI Diberikan Kartu Merah

Namun, kata Jonan, tiba-tiba pada Selasa (12/9/2017) kemarin, Frans Lebu Raya justru menghadapnya dan mengatakan bahwa tarif pembangkit listrik tersebut bisa turun menjadi 7,18 sen dolar AS.

“Studi pertamanya dia, arus laut di Selat Larantuka itu kecepatannya rata-rata di bawah 2,8 meter per detik. Setelah studi lagi, mereka mendapatkan rata-rata di atas 4 meter per detik. Bahkan di beberapa titik bisa mencapai 5 meter per detik,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Saat Gubernur Frans jual Arus Listrik Selat Gonzalu kepada Menteri Jonan

1 / 2Next

log in

reset password

Back to
log in