Komodonews, komodo news, berita komodo

Mimpi Bos “Blessing Hotel” Majukan Kepariwisataan TTS


Komodonews, komodo news, berita komodo

Theofilus Yonathan Selan dan istrinya Helda Manoach (Foto: vjb)

KOMODONEWS – Dahulu kala, sekitar dua puluhan tahun lalu, ketika Kabupaten Timor Tengah Selatan masih dipimpin oleh Bupati Piet A. Tallo, SH, daerah yang dikenal dunia sebagai penghasil Cendana ini banyak digandrungi masyarakat dunia untuk melancong.

Pesona “negeri” Cendana dan Gaharu ini dikenal dengan sebutan khas Timor sebagai “Haumeni”. Selain itu, daerah ini juga dikenal dengan kentalnya kebudayaan, semisal di Kerajaan Boti yang memilih tidak memeluk salah satu agama atau Atheis.

Melihat potensi atau banyaknya obyek dan daya tarik wisata (ODTW), kami tertarik untuk mewancarai dua orang tokoh asli TTS yang juga bergelut di dunia kepariwisataan: Theofilus Yonathan Selan dan Helda Manoach. Berikut wawancaranya.

blessingTheofilus Yonathan Selan dan Helda Manoach (Foto: vjb)

Anada punya harapan terhadap Pemerintah Kabupaten TTS untuk memajukan dunia kepariwisataan TTS?

Sebagai rakyat kita menghendaki pemerintah Kabupaten TTS dapat mengelola lebih maksimal semua potensi kepariwisataan yang ada. Sebab TTS kaya akan potensi pariwisata mulai dari alam, budaya, dan religi. Semuanya terasa lengkap dan sempurna di TTS. Hanya butuh penanganan yang serius dari Pemerintah Kabupaten, dalam hal Ini Bupati dan didukung DPRD. Kalau dikembangkan kepariwisataan, tidak perlu tambang yang merusak alam TTS.

Apakah membangun kepariwisataan itu memerlukan dana yang besar?

Tentu saja. Sebab semua ODTW harus dipoles agar lebih menarik lagi, seperti wanita cantik yang perlu membedaki wajahnya dan menggunakan gincu agar tampil jauh lebih menarik lagi. Prinsipnya, jangan sampai dengan memercantik diri lalu merubah keasliannya, sebab wisatawan mancanegara tidak suka ODTW yang tidak asli lagi.

Bagaimana pandangan Anda tentang Boti?

Boti itu salah satu aset kepariwisataan TTS yang sudah sangat mendunia. Saya setuju jika Pemerintah Kabupaten TTS memerhatikan pembangunan jalan dan jembatan menuju ke Boti agar Wisatawan Mancanegara (Wisman) dan Wisatawan Nusantara (Wisnu) tidak mengalami kesulitan untuk berwisata kesana, lebih-lebih ketika musim hujan yang lamanya dalam setahun lebih dari enam bulan itu, agar Wisman dan Wisnu tetap bisa ke Boti.

Adakah cara cerdas untuk membangun kepariwisataan TTS?

Yang sangat diperlukan adalah membangun kepariwisataan di TTS dengan tidak mengorbankan potensi yang lain seperti wisata alam. Jika menggali tambang akan merusak alam dan itu merugikan daerah dan masyarakat TTS. Jadi pemerintah harus berani mengalokasikan dana yang besar untuk kembangkan kepariwisataan. Harus berani korbankan dana yang besar untuk investasi sepuluh sampai 20 tahun baru kita petik hasilnya yang maksimal sebagai modal untuk semakin memajukan pembangunan di TTS.

Punyakah mimpi untuk menarik orang Kota Kupang Weekend di TTS?

Kota Soe sangat menarik, sebab dengan cuacanya yang dingin, kurangnya polusi udara, masyarakatnya yang ramah dan bersahaja, panorama alam yang indah, budaya yang menarik, kehidupan religi yang tidak diragukan lagi, merupakan potensi besar untuk menarik masyarakat Kota Kupang dan dunia luar untuk berkunjung ke Soe. Khusus untuk masyarakat Kota Kupang, bisa bermalam Minggu dan menikmati potensi-potensi tersebut.

Ceritakan perihal untungnya memajukan Sektor Kepariwisataan?

Pariwisata jika sudah ditata dengan baik akan mempengaruhi sektor-sektor yang lain, semuanya akan dipacu dengan sendirinya untuk ikut berkembang maju. Hal lainnya, perekonomian masyarakat akan meningkat dengan sendirinya. Berikut, hiburan adalah kebutuhan pokok manusia. Oleh karena itu, dengan menikmati kepariwisataan yang menarik akan menghilangkan stres, kesehatan akan lebih bagus, dan dengan demikian akan mempengaruhi sehatnya jasmani dan rohani. Selain itu, masyarakat dengan sendirinya akan dipacu untuk bersaing dalam meningkatkan taraf hidupnya sehari-hari.

Penulis : Vincentcius Jeskial Boekan

Komodonews, komodo news, berita komodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mimpi Bos “Blessing Hotel” Majukan Kepariwisataan TTS

log in

reset password

Back to
log in
Komodonews, komodo news, berita komodo