Komodonews, komodo news, berita komodo

Ja’i, sebuah tarian filosifis orang Bajawa di Nusa Tenggara Timur

Foto: adirafacesofindonesia.com
Foto: adirafacesofindonesia.com
Komodonews, komodo news, berita komodo

KOMODONEWS.INFO : Kota Bajawa terletak tak jauh dari lembah gunung Inerie. Pada malam hari, kota Bajawa tampak indah jika dipandang dari jalan trans-Flores, di dekat terminal Watu Jaji. Temaram lampu-lampu berkaliau bagai butiran bintang menghiasi “atap” kota kecil nan dingin itu.

Dari kota Bajawa, akan tampak keagungan gunung Inerie yang krucut meruncing dari laut Sawu. Tingginya sekitar 2200 meter. Inerie disebut sebagai “ibu agung”. Inerie merupakan identitas mitologis tentang gunung. Inerie hidup bersama ibunya bernama Roka. Ayahnya bernama Poso. Karena itu, orang Ngadha Barat menyebut gunung itu dengan Poso. Suami Inerie bernama Jara Masi. Saat meninggal, Jara Masi dikuburkan di puncak gunung dan dipercayai sebagai penguasa dunia orang mati (bdk. Paul Arndt, SVD, 2009).

Ada mitos bahwa pernah terjadi pertempuran antara gunung Inerie dan Ambu Rombo yang terletak di wilayah Nage. Maklumat perang dari Ambu Rombo karena ada persoalan belis. Dalam kisahnya, Inerie memotong leher Ambu Rombo dan membuat luka. Maka muncullah panas yang berasap. Sementara Ambu Rombo memenggal kepala Inerie, yang kemudian jatuh menggelinding ke laut Sawu. Karenanya, bagi orang Ngadha tampakan Inerie seperti kepala yang terpotong.

Cerita dulu, orang pesisir menyebut orang Ngadha dengan ata dhua. “Dhua” artinya tanah penggunungan. Orang-orang Ende menyebut orang Ngadha dengan ata roka, orang dari gunung api Roka. Orang Nage menyebutnya dengan ata bhai. Kata bhai berarti “tidak” untuk orang Ngadha. Mungkin kata “bhai” begitu terkesan bagi sebagian besar orang Nage saat itu. Ngadha sendiri merupakan sebuah klan di bawah kaki gunung Inerie. Secara politis, penjajah Belanja menggunakan sebutan Ngadha untuk menyebut wilayah teritori Ngadha, Riung dan Nagekeo. Hingga kini, sebutan itu terus dipakai dan menjadi nama kabupaten, Kabupaten Ngadha yang ibu kotanya Bajawa.

jai14.bp.blogspot.com

 

Diceritakan, orang Ngadha memiliki kedekatan dengan ras India. Orang Ngadha berasal dari keturunan India. Mitosnya, para pedagang India pernah menyeberangi wilayah nusantara dan sekelompok diantaranya pernah terdampar atau singgah di wilayah Kabupaten Ngadha. Maka Ngadha pun didekatkan dengan Magadha, suatu wilayah di India. Mereka itulah yang kemudian menjadi asal-muasal suku Ngadha, Kabupaten Ngadha,Flores. Oleh karena itu ada kecurigaan, ada budaya warisan orang India yang masih melekat dalam klan Ngadha. Salah satunya adalah tarian ja’i. Tarian ja’i dekat dengan Jai Ho India yang menjadi soundtrack film Slumdog Millionaire (2008). Jai Ho sendiri merupakan frasa Nepal dari Hindi yang berarti “jadikan kemenangan milikmu” (www.wikipedia.org).

Share Button

Use Facebook to Comment on this Post

Komodonews, komodo news, berita komodo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Komodonews, komodo news, berita komodo