“Juraganku Oh…” (20 Tahun)


Ilustrasi.

KOMODONEWS.INFO – Cerita ini terjadi ketika aku masih usia 14 tahun. Aku yang baru saja lulus SD bingung mau kemana, melanjutkan sekolah nggak mungkin.

Bapakku sudah satu tahun yang lalu meninggal. Sedangkan Ibuku hanya penjual nasi bungkus di kampus dan kedua kakakku pergi entah bagaimana kabarnya.

Pawai Kebudayaan HUT Kota Kupang Ke-22, 30 Persen Peserta Pakai Pakaian Ronda

Sebab sejak pamitan mau merantau ke Pulau Bali nggak pernah ada kabar bahkan sampai Bapak meninggalpun juga nggak tahu. Adik perempuanku yang masih kelas dua SD juga membutuhkan biaya.

Tuhan pun Bingung Memilih Pemenang Pilkada NTT 2018

Akhirnya aku hanya bisa main-main saja sebab meski aku anak laki-laki satu-satunya, aku mau kerja masih belum kuat dan takut untuk pergi merantau tanpa ada yang mengajak.

 

Suatu ketika ada saudara Bapakku yang datang dengan seorang tamu laki-laki.

Kata pamanku dia membutuhkan orang yang mau menjaga rumahnya dan merawat taman.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

“Juraganku Oh…” (20 Tahun)

1 / 13Next

log in

reset password

Back to
log in