Komodonews, komodo news, berita komodo

Air PDAM macet, warga mandi air hujan…

Mandi air hujan di Kota Kupang, Sabtu (17/12/2016) petang. (foto: erny)
Mandi air hujan di Kota Kupang, Sabtu (17/12/2016) petang. (foto: erny)
Komodonews, komodo news, berita komodo

Pemandangan ini bukan hal aneh lagi. Sebab kisruh pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar dengan Pemerintah Kota Kupang, terakhir dengan Pemerintah Provinsi NTT, mendampak pada tak seriusnya pihak PDAM mengatur distribusi air yang baik, benar, dan adil.

Separuh warga bergelimpangan air. Separuhnya lagi mendapat air cukup wajar. Kebanyakan warga pelanggan PDAM sudah enam bulan terakhir tak mendapat air setetes pun. Malah di Jalan Pisang, Kelurahan Oebobo, tempat tinggal Mamaku, sudah dua tahun tak mendapat air PDAM.

hujan2

Alhasil, warga yang tak dapat pembagian air mengambil langka pintas, diam seribu bahasa lalu membeli air per mobil tangki. Harganya satu tangki Rp. 70 ribu.

Bagi keluarga kecil, hanya lima orang, hitungan matematisnya lebih hemat membeli air tangki ketimbang air PDAM.

Hitungannya begini. Satu bulan paling banyak membeli 4 mobil tangki harganya Rp. 280 ribu, sedangkan berlangganan air PDAM bisa mencapai Rp. 340 ribu.

h4

Maka tak heran warga tak terlalu merisaukan keputusan PDAM Tirta Lontar tersebut, karena bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Rumah (APBR) dia mencapai Rp. 60 ribu.

Share Button

Use Facebook to Comment on this Post

Komodonews, komodo news, berita komodo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Komodonews, komodo news, berita komodo